Funny Picture Graphic Comments
Sabtu, 27 Desember 2008
Diposting oleh free your mind di 20.26 0 komentar
Hamba Tak Sempurna
Sebab cahaya kebenaran hanya terlihat oleh mata batin yang terjaga. Yang pendar-pendarnya menghidupkan kalbu, kemudian memberinya energi untuk bergerak dan bangkit dari keterpurukan, dari lunglai yang membinasakan. Ia menjauh dari hati yang lumpuh dalam nyenyaknya fatamorgana dunia, dan jatuh bersimpuh di hadapan nafsu yang meraja. Dan kepadanya ia menghamba.
Cahaya kebenaran itu terang benderang, seumpama panas di hari siang. Ia menyuguhkan pemandangan tentang nikmat Sang Pencipta tak terperikan. Yang sebagiannya bersarang di dalam diri-diri kita sendiri. Anugerah berlimpah tak terhingga, yang karenanya tak mungkin manusia tak sanggup menghitung jumlah dan mencapai batas-batasnya. Lahir batin, dunia akhirat!
Kalbu yang mengerti bahwa karunia-Nya melampaui semua bentuk harapan. Tunai terbayarkan bahkan tanpa pernah diminta. Kalbu yang insyaf bahwa persembahan amal shalih kepada Allah, sebanyak apapun, takkan pernah sebanding dengan harga dan nilainya. Betapa banyak pemberian Allah, dan betapa sedikit amal kita. Sungguh, ia bukanlah perbandingan yang pantas!
Maka, syukur menjadi sebuah kewajiban tanpa batas waktu. Mengiringi rasa malu akan kekurangan dan kealpaan diri dalam pelaksanaan kewajiban yang penuh cacat dan noda-noda dosa. Sebab, selain ia tak akan pernah sempurna, dosa-dosa kita, mengandungi bahaya yang mengancam keselamatan abadi.
Tidak ada jalan lain selain senantiasa membersihkan hati darinya dengan mengakui kekurangan diri, seraya memuji kesempurnaan nikmat-Nya. Berjanji untuk kembali kepada Allah dengan membawa hati yang menyerah inilah yang Insya Allah, beroleh barakah. Hingga kalimat taubat diiringi istighfar meluncur mulus dari lisan kita dengan tulus. Ya Allah, ampuni kami!
Selanjutnya adalah selalu menambah amal shalih, sebab, ialah salah satu cara menghapus keburukan-keburukan dosa. Hingga tidak ada lagi hari-hari kita sunyi dari kebaikan amal, sepi dari taubat dan istighfar. Hari-hari yang sesudahnya, Insya Allah selalu lebih baik dari yang sebelumnya, agar hidup tidak kita sesali, sebab kita merugi secara hakiki.
Selalu, hanya sedikit di antara hamba-hamba yang tahu. Dan mungkinkah kita termasuk di antara mereka? Semoga!
Diposting oleh free your mind di 17.56 0 komentar
Kamis, 25 Desember 2008
sambut tahun baru dengan merenung...
Tahun 2009 akan segera datang, tinggal hitungan jari. Rencana apa yang kita buat untuk menyambut tahun baru nanti? Banyak dari kita yang berencana merayakan tahun baru nanti dengan mengunjungi tempat-tempat wisata bersama keluarga, atau bisa jadi menghabiskan waktu luang denan bersantai di rumah sambil makan jagung bakar. Ehhmm.., semuanya asyik juga dilaukan untuk merayakan tahun baru. Nah, kira-kira kalau kita merayakan tahun baru dengan perenungan gimana? wah, seru juga kan? Untuk menyambut tahun baru ngga' harus selalu berwisata atau bersenang-senang, karena kita juga perlu merenung atas apa yag telah kita perbuat selama tahun ini serta merencanakan untuk tahun yang akan datang. So, para generasi muda, tundalah kesenangan, "Bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian"
Diposting oleh free your mind di 22.38 0 komentar
